Tuesday, May 15, 2018

Research in Mechanical Engineering

Stroke merupakan salah satu penyakit yang banyak menjangkiti manusia di dunia ini. Banyak manusia yang terganggu aktifitasnya karena terjangkit penyakit stroke, sehingga tidak bisa menjalankan aktifitasnya secara normal, bahkan untuk hal-hal mudah seperti membawa botol dan lain-lain.

Salah satu efek dari stroke adalah Hemiparesis. Hemiparesis adalah istilah medis untuk menggambarkan suatu kondisi adanya kelemahan pada salah satu sisi tubuh atau ketidakmampuan untuk menggerakkan anggota tubuh pada satu sisi. Istilah ini berasal dari kata hemi yang berarti separuh, setengah, atau satu sisi dan paresis yang berarti kelemahan. Hemiparesis juga sering disebut hemiparese. Anggota tubuh yang terkena dampak biasanya otot-otot wajah, otot-otot pernafasan di dada, lengan, tangan, tungkai bawah pada salah satu sisi. Bisa terjadi pada sebelah kanan saja atau sebelah kiri saja, apabila terjadi pada kedua sisi maka disebut dengan paresis total atau bilateral.

(Sumber: Hemiparesis : Gejala, Penyebab, Pengobatan - Mediskus)
Berdasarkan hal tersebut, maka seebuah tim riset dari Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro membuat sebuah alat bernama Wearable Supernumary Robotic Fingers (WSRF) for Hemiparesis Patient using Neural Network.

Alat ini merupakan jari mekanis tambahan yang dipasangkan pada bagian lengan dari pasien hemiparesis yang masih dapat berfungsi seutuhnya. alat ini terdiri dari sensor gerak untuk mengukur gerakan jari pengguna, motor servo sebagai penggerak jari, Force Sensing Resistor, dan mikrokontroller Arduino Mega. Neural Network pada alat ini diimplementasikan pada Arduino Mega untuk mengontrol gerakan dan respon dari alat ini.


No comments:

Post a Comment